Pertunjukan Tari Caping Ayu Pada Pentas Seni Wanujoyo Lor Pada Desa Wanujoyo Lor, Piyungan, Bantul, Yogyakarta


PERTUNJUKAN TARI CAPING AYU PADA PENTAS SENI WANUJOYO LOR PADA DESA WANUJOYO LOR, PIYUNGAN, BANTUL, YOGYAKARTA
Artikel Ini Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kebudayaan Daerah
Dosen Pengampu : Akbar Al Masjid, S.S.,M.Pd.

Disusun Oleh :
Siti Irawahyuni                       (2016015176)
Kelas : 6 F

PROGRAM STUDI PENDIDIDKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA
YOGYAKARTA
2019



ABSTRAK

Berdasarkan tarian yang saya amati pada acara Pentas Seni Wanujoyo Lor nama tarian ini adalah Tari Kreasi Caping Ayu. Pencipta dari Tari Kreasi Caping Ayu ini adalah Rizka Nuraini sebagai mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar sekaligus penari profesional Desa Wanujoyo Lor.
Tarian Kreasi Caping Ayu ini menceritakan tentang 2 gadis desa yang sangat semangat dalam menjalani kehidupannya sebagai seorang petani, selain itu juga 2 gadis desa ini juga memiliki semangat yang tinggi untuk mencari teman sebanyak-banyaknya karena mereka berfikir bahwa hidup ini hanya sekali jadi jika tidak digunakan dengan sebaik-baiknya pasti akan merugikan diri sendiri. Dalam tarian ini juga menceritakan bahwa kita sebagai manusia jangan suka mencari keributan dengan warga desa lainnya ciptakanlah kerukunan dan kesatuan sebaik mungkin dalam menjalin hubungan dengan warga desa.
Kata Kunci : Tari Kreasi Caping Ayu, Petani, Yogyakarta.


PENDAHULUAN
Pentas seni Wanujoyo Lor adalah pentas seni yang diadakan setiap satu tahun sekali, dimana pentas seni Wanujoyo Lor ini diadakan untuk merayakan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Biasanya pentas seni Wanujoyo Lor diadakan pada tanggal 18 Agustus sebagai bentuk partisipasi masyarakat Desa Wanujoyo Lor dalam merayakan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia .
Pentas seni Wanujoyo Lor ini berisikan tentang tarian-tarian tradisional Indonesia, dimana setiap kelompok masyarakat atau anak-anak wajib untuk memberikan apresiasi berupa tarian sebagai bentuk partisipasi dalam pentas seni tersebut.
Tujuan penulis dalam melakukan observasi pentas seni Wanujoyo Lor ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebudayaan yang ada di Desa Wanujoyo Lor, Piyungan, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan adanya pentas seni Wanujoyo Lor ini penulis dapat:
a.       Penulis dapat lebih mengenal budaya Indonesia yang beragam melalui pertunjukkan tari.
b.      Penulis dapat lebih mengkaji lebih dalam lagi tentang apa itu seni tari sehingga dapat menimbulkan rasa keingintahuan mahasiswa mengenai apa itu seni tari dan tidak hanya mendapatkan ilmu tentang tari yang bersumber dari kampus saja namun juga dari lingkungan luar kampus.
c.       Penulis dapat mengenal beragam tarian yang berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia melalui tari.
d.      Penulis dapat melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia melalui mata kuliah seni tari dan juga tugas menonton pentas seni ini.


PEMBAHASAN

Berdasarkan tarian yang saya amati pada acara Pentas Seni Wanujoyo Lor nama tarian ini adalah Tari Kreasi Caping Ayu. Pencipta dari Tari Kreasi Caping Ayu ini adalah Rizka Nuraini sebagai mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar sekaligus penari profesional Desa Wanujoyo Lor.
Tarian Kreasi Caping Ayu ini menceritakan tentang 2 gadis desa yang sangat semangat dalam menjalani kehidupannya sebagai seorang petani, selain itu juga 2 gadis desa ini juga memiliki semangat yang tinggi untuk mencari teman sebanyak-banyaknya karena mereka berfikir bahwa hidup ini hanya sekali jadi jika tidak digunakan dengan sebaik-baiknya pasti akan merugikan diri sendiri. Dalam tarian ini juga menceritakan bahwa kita sebagai manusia jangan suka mencari keributan dengan warga desa lainnya ciptakanlah kerukunan dan kesatuan sebaik mungkin dalam menjalin hubungan dengan warga desa.
Selanjutnya Tarian Caping Ayu ini juga menceritakan tentang bagaimana Negara kita yaitu Negara Republik Indonesia yang mempunyai dasar negara yang berupa pancasila yang dapat mencerminkan kehidupan yang baik dari segi kerukunan dan kesatuan warga negaranya. Di Indonesia sendiri memiliki berbagai macam agama, budaya dan juga ras, maka dari itu sebagai warga negara Indonesia kita harus bisa melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia serta mampu untuk meningkatkan kualitas kebudayaan yang ada di Indonesia.
Berdasarkan tarian yang saya amati pada acara Pentas Seni Wanujoyo Lor  jumlah penari yang ikut serta dalam tarian ini berjumlah 2 orang penari perempuan yaitu Nada dan Refi. Dan hasil wawancara yang saya lakukan kepada pemilik tarian ini yang di pentaskan pada acara Pentas Seni Wanujoyo Lor ini beliau menjelaskan bahwa tarian ini memiliki rias cantik (Make up cantik) yang digunakan dalam tarian ini karena menceritakan 2 gadis desa yang baik hati. Selanjutnya untuk pemakaian kostum beliau menjelaskan kostum yang beliau gunakan adalah kostum kreasi dengan maksud agar para penari dapat menyampaikan makna tarian ini dengan sealami mungkin kepada penonton.
Pada Pentas Seni Wanujoyo Lor ini Tari Kreasi Caping Ayu menggunakan iringan musik eksternal yaitu penggambungan antara musik tradisional dan juga musik modern yang disatu padukan menjadi sebuah iringan musik tari kreasi yang didapat melalui internet.
Setting panggung yang digunakan dalam Pentas Seni Wanujaya Lor ini adalah setting panggung teater arena dimana penonton duduk mengelilingi panggung atau melingkar sehingga penonton dapat sangat dekat sekali dengan penari serta penonton dapat dengan jelas dan penuh perhatian dalam menikmati tarian yang dipentaskan.
Tata pencahayaan yang digunakan dalam Pentas Seni Wanujoyo Lor ini adalah tata pencahayaan general light dimana sebagai penerangan keseluruhan panggung atau sering disebut sebagai tata pencahayaan utama. Selain itu dalam Pentas Seni Wanujoyo Lor ini juga menggunakan tata pencahayaan strip light dimana lampu-lampu sejajar dan bermacam-macam warna ikut serta dalam penerangan sebagai tata pencahayaan pendukung.
Selanjutnya Tari Kreasi Caping Ayu yang saya amati pada acara Pentas Seni Wanujoyo Lor ini tarian ini menampilkan tarian dengan durasi waktu 05:12 menit. Tari Kreasi Caping Ayu yang saya amati pada acara Pentas Seni Wanujoyo Lor ini penari menggunakan caping sebagai properti dalam tarian ini.
Keunikkan yang saya temukan dalam acara Pentas Seni Wanujoyo Lor ini adalah penonton yang benar-benar menikmati dan juga memperhatikan setiap acara demi acara dengan baik, baik itu penampilan tari kreasi maupun tari modern. Selanjutnya acara ini  juga dikemas secara unik dan tidak membosankan dimana dalam proses acara ini juga diberikan sebuah permainan dan juga doorprize sebagai hadiah apresiasi warga Wanujoyo Lor.
Untuk penyajian dalam pementasan tari hal unik yang saya temukan adalah penari sangat profesional dalam menampilkan tarian, bahkan saya sempat mengagumi salah satu penari modern dalam acara Pentas Seni Wanujoyo Lor ini yang memiliki penegaskan setiap gerakkan yang penari sampaikan.


PENUTUP

Pentas Seni Wanujoyo Lor adalah pentas seni yang diadakan setiap satu tahun sekali, dimana pentas seni Wanujoyo Lor ini diadakan untuk merayakan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Biasanya pentas seni Wanujoyo Lor diadakan pada tanggal 18 Agustus sebagai bentuk partisipasi masyarakat Desa Wanujoyo Lor dalam merayakan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia .
Artikel ini disusun guna menambah wawasan penulis dalam memahami dan mengenal kebudayaan daerah yang ada, baik berupa kebudayaan yang berasal dari dalam negeri maupun kebudayaan yang berasal dari luar negeri. Dan artikel ini diharapkan kelak agar dapat menambah wawasan pembaca serta dapat menjadi referensi pembaca dalam memahami dan mengenal kebudayaan daerah yang ada.
Sebagai bentuk apresisai Pentas Seni Wanujoyo Lor ini sangat baik untuk dipertahankan bahkan sangat baik pula untuk dikembangkan, agar dapat menjadikan masyarakat dan juga anak-anak Desa Wanujoyo Lor lebih mencintai kebudayaan Indonesia dengan cara terus melestarikan tarian-tarian yang ada sebagai bentuk perayaan hari kemeredaan Negara Republik Indonesia.


SUMBER
Wawancara        : Rizka Nur Aini (Pelatih Tari Caping Ayu)
Jurnal                  : Pengembangan Tari Caping Ayu (E-Journal)

LAMPIRAN

Gambar 1
Keterangan :
Posisi penari ketika ingin memasuki panggung.

Gambar 2
Keterangan:
Salah satu gerakan tari yang dipentaskan oleh penari dan memiliki makna 2 gadis desa yang sedang mengajak warga desa untuk hidup rukun.

Gambar 3
Keterangan:
Salah satu gerakan tari yang dipentaskan oleh penari yang memiliki makna 2 gadis desa yang sangat menghargai kerukunan kehidupan didesa.

Gambar 4
Ketarangan:
Penari yang bernama Nada dan Refi yang telah selesai pementasan Tari Kreasi Caping Ayu.

Gambar 5
Keterangan:
Penari Nada dan Refi ketika telah selesai pementasan Tari Kreasi Caping Ayu bersama dengan kakak Rizka Nuraini selaku pelatih dan juga pemilik Tari Kreasi Caping Ayu.

Gambar 6 
Keterangan:
Penari Nada dan Refi ketika telah selesai pementasan Tari Kreasi Caping Ayu bersama saya.


Komentar

  1. Ebobet merupakan situs slot online via deposit pulsa aman dan terpercaya, Dengan menggunakan Satu User ID bisa bermain semua game dari Bola, Live Casino, Slot online, tembak ikan, poker, domino dan masih banyak yang lain.

    Sangat banyak bonus yang tersedia di ebobet di antaranya :
    Bonus yang tersedia saat ini
    Bonus new member Sportbook 100%
    Bonus new member Slot 100%
    Bonus new member Slot 50%
    Bonus new member ALL Game 20%
    Bonus Setiap hari 10%
    Bonus Setiap kali 3%
    Bonus mingguan Cashback 5%-10%
    Bonus Mingguan Rollingan Live Casino 1%
    Bonus bulanan sampai Ratusan Juta
    Bonus Referral
    Minimal deposit hanya 10ribu

    EBOBET juga menyediakan berbagai layanan transaksi deposit dan withdraw Bank Lokal terlengkap Indonesia seperti Bank BCA - Bank BNI46 - Bank BRI - Bank Mandiri - Bank Danamon - Bank Cimb Niaga, OVO, Deposit via Ovo. Deposit via Dana, Deposit via Go Pay, Telkomsel dan XL.

    Situs :EBOBET
    WA : +855967598801

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TRADISI RASULAN DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Tradisi “Kondangan Rayahan” Di Dusun Bapangan Rw 08, Karangtalun, Karangdowo Klaten, Jawa Tengah

Kebudayaan Daerah Kebumen Tradisi Janengan